14 Cara mengatasi rambut rontok dengan mudah

By | 16 Februari 2019

Jovagema.com – Setiap orang tentu akan sangat gelisah ketika mengalami kerontokan pada bagian rambut. Kegelisahan tersebut membuat orang mencari tahu bagaimana sih cara mengatasi rambut rontok ? Tentu saja mulai dari sekarang, kita harus mengambil ancang-ancang bagaimana cara mengobati kerontokan pada rambut, sebab bila nanti kita mengalami kerontokan kita tidak akan panik dan langsung bergegas untuk mengatasinya.

Lalu apa sih sebenarnya yang mengakibatkan kerontokan pada rambut? Apa hal tersebut hanya merupakan siklus pergantian rambut ? terlepas dari itu merupakan siklus atau bukan, kita harus mencari tahu dulu penyebab utama kenapa rambut bisa rontok. Sebelum mencari penyebabnya adakalanya Anda memahami segala hal tentang rambut Anda terlebih dahulu.

Hal yang wajib kamu ketahui tentang rambut :

Pria lebih rentan terhadap kerontokan

Hal ini sudah merupakan survei jika 60% pria di dunia pasti mengalami kerontokan dan sisanya adalah wanita itupun hanya di beberapa titik rambut tertentu.

Siklus pergantian rambut terjadi setiap hari

Di antara 100.000 helai rambut yang di miliki oleh manusia, akan ada sekitar 100 helai rambut rontok setiap harinya. Hal ini merupakan siklus pergantian rambut yang mana setiap helai yang rontok akan di gantikan dengan helai rambut lain yang juga terus tumbuh. Namun, jika kerontokan yang terjadi lebih banyak dari yang di perkirakan ada baiknya segera konsultasikan kepada dokter agar segera di lakukan proses penanganan.

Mengapa bisa mengalami kebotakan ?

Hal ini di akibatkan oleh berhentinya folikel yang berfungsi menumbuhkan rambut yang menyebabkan rambut menipis dan cenderung tidakn akan tumbuh kembali.

Rambut manusia cenderung berbeda-beda

Selain warna rambut, perbedaan juga terdapat pada tekstur dan kesehatan rambut. Ada yang memiliki rambut tebal dan kuat dan ada yang memiliki rambut yang cenderung tipis.

Tahapan Pertumbuhan Rambut

Pertumbuhan rambut biasanya di pengaruhi oleh usia, jenis kelamin, ras, gen dan hormon keturunan. Biasanya untuk seorang dengan usia yang sudah lanjut akan mengalami berkurangnya konsentrasi dan sekresi tiroksin pada tubuh. Perlu kita ketahui, hormon tiroksi adalah hormon yang berperan dalam proses metabolisme pigmen rambut, sehingga saat hormon ini berkurang rambut akan cenderung menipis dan memutih. Namun hormon in tidak berpengaruh pada proses kerontokan pada rambut.

Faktor lain seperti jenis kelamin, iklim, ras dan gen sangat menentukan keadaan rambut kita saat ini. Namun adabaiknya jika kita mengetahui fase dan tahapan pertumbuhan rambut sebelum mengetahui cara mengatasi rambut rontok.

Tahapan Pertumbuhan Rambut

Ilustrasi Tahapan Pertumbuhan Rambut by kabarsehatonline.com

Berikut ini 3 fase atau tahapan pertumbuhan rambut:

  1. Fase Anagen
    Tahapan ini (anagen) biasa di sebut juga dengan tahapan pembentukan rambut. Fase anagen di mulai dengan proses pembentukan folikel yang berasal dari epidermis ke arah dalam menuju lapisandermis. Prose pembentukan folikel tersebut diikuti dengan proses keratinisasi sehingga berbentuk menjadi rambut. Tahapan ini biasanya berlangsung selama 2-3 hingga 6 tahun.
  2. Fase Katagen
    Setelah megalami tahapan anagen dan rambut mulai tumbuh, maka rambut tidak akan bergerak dan tetap berada pada tempatnya. Proses ini bisa berlangsung kurang lebih 2 hingga 3 minggu
  3. Fase Telogen
    Tahapan terakhir adalah tahapan pergantian, yang mana papil rambut mulai melakukan pekerjaannya dengan membentuk umbi baru dan mendorong rambut lama terlepas. Fase ini membutuhkan waku kurang lebih 90 hingga 100 hari.

Pola kerontokan pada rambut

Pertama: Pola telogen Effluvium

Pola ini biasanya di tandai dengan rontoknya rambut dari bagian kepala hingga tubuh.

Ketika lebih dari 20% folikel rambut tiba-tiba masuk ke fase telogen maka akan terjadi pola telogen effluvium yang mengakibatkan berkurangnya jumlah folikel yang biasanya tumbuh secara aktif. Pola ini biasanya akan mengurangi volume rambut hingga mengalami kebotakan.

Kedua: Pola Androgenik Alopecia

Pola Androgenik ini lebih di kenal dengan pola kebotakan wanita yang sifatnya hormonal. Proses ini di akibatkan oleh perubahan testosteron hormon seks laki-laki menjadi dihidrotestosteron yang akan menyerang folikel rambut. Proses tersebut akan menghambat pertumbuhan rambut dan rambut samasekali tidak berguna.

Lalu, Apa penyebab rambut rontok ?

Ada banyak sekali yang mengakibatkan rambut kita menjadi rontok. Selain faktor internal ada juga faktor eksternal yang sangat berpengaruh terhadap kondisi rambut Anda. Berikut ini adalah beberapa faktor penyebab rambut rontok:

  • Infeksi kulit kepala

Tentu akan menimbulkan dampak yang serius bagi rambut kita ketika kulit kepala mengalami infeksi akibat jamur, bakteri dan virus seperti dermtitis seborrhea dan pspriasis. Yang mana virus dan bakteri tersebut dapat merusak folikel dan melemahkan akar rambut, sehingga akan terjadi penipisan bahkan kerontokan pada rambut.

  • Stres fisik maupun mental

Kondisi ini sangat memprihatinkan selain berdampak pada kesehatan yang menimbulkan gejala seperti dehidrasi dan kelelahan, stres juga akan berdampak pada lemahnya folikel rambut karena kurangnya gizi sehingga akan menyebabkan kerontokan pada rambut kita.

  • Faktor keturunan

Faktor gen juga sangat berpengaruh terhadap keadaan rambut kita. Biasanya hal ini akan di wariskan dari orang tua kita tergantung apakah orang tua kita memiliki rambut yang sehat atau malah rambut yang mudah rontok atau botak. Hal ini akan sulit untuk di tangani sebab sudah dari kodratnya.

  • Alopecia areata

Yang merupakan sebuah kelainan yang juga di sebut autoimun di mana sistem imun pada tubuh menganggap rambut sebagai pencemar asing. Kemudian sistem kekebalan tubuh akan mulai menyerang folikel rambut hingga mengalami kerusakan dan mengakibatkan rambut menjadi rontok. Orang yang mengalami Alopecia areata biasanya akan cenderung mengalami kerontokan permanen dan bahkan mengalami kebotakan.

  • Anemia

Akibat dari kekurangan sel darah merah akan menyebabkan kelelahan, tubuh menjadi lemah sehingga kepala menjadi pusing yang berdampak pada rambut yang akan rontok. Hal ini sama dengan faktor stres mental dan fisik.

  • Perubahan hormon

Hal ini akan mengakibatkan meningkatnya sensitivitas folikel rambut, melemahkan akar rambut sehingga rambut akan rontok karena akar rambut yang rapuh.

  • Gangguan pada tiroid

Mengakibatkan rambut terlihat jarang tumbuh dan rambut akan rontok secara merata di seluruh bagian kulit kepala.

  • Faktor medis

Faktor yang paling parah adalah pasca pengobatan kanker yang menyebabkan kerontokan secara meluruh di bagian kepala. Selain itu ada beberapa pengobatan dan perawatan yang juga dapat menimbulkan kerontokan pada rambut seperti efek samping karena memakai obat-obatan.

  • Salah diet dan malnutrisi

Diet identik dengan tidak mengkonsumsi makanan secara teratur sehingga kondisi tubuh menjadi tidak seimbang dan cenderung mengalami kekurangan gizi. Hal ini akan sangat berdampak pada tubuh yang akan mengalami dehidrasi pada kulit, sehingga dapat memicu terjadinya kerontokan rambut secara berlebihan.

Cara mengatasi rambut rontok yang baik dan benar

Cara Mengatasi Rambut Rontok

Ilustrasi rambut panjang by Pexels

Berikut ini adalah yang harus kamu lakukan untuk mengaplikasikan cara mengatasi rambut rontok yang baik dan benar.

1. Cucilah rambut secara teratur dengan sampo

Cara ini tentu merupakan bagian dari cara mengatasi rambut rontok dengan cara menjaga rambut dan kulit kepala selalu bersih. Hal ini akan sangat berpengaruh terhadap kesehatan rambut Anda sehingga rambut akan terjauh dari kemungkinan infeksi dan ketombe yang dapat menyebabkan kerusakan pada rambut.

2. Pakai vitamin rambut

Tak hanya sehat untuk rambut, vitamin juga sangat bermanfaat untuk kesehatan rambut secara keseluruhan. Kangungan vitamin A mendorong produksi sebum yang sehat di kulit kepala, vitamin E melancarkan sirkulasi darah di kulit kepala untuk membantu folikel rambut tetap produktif dan vitamin B membantu rambut mempertahankan warna sehatnya.

3. Konsumsi makanan yang sehat

Konsumsi daging tanpa lemak, ikan, kedelai atau protein lain meningkatkan kesehatan rambut dan pada gilirannya membantu mengurangi kerontokan rambut.

4. Rutinlah memijat kepala dengan minyak alami

Jika kalian telah mengalami kerontokan rambut selama beberapa waktu harus memijat kulit kepala dengan minyak esensial selama beberapa menit. Ini membantu folikel rambut Anda tetap aktif. Anda bisa menambahkan lavender dalam minyak almond atau wijen.

5. Pakailah sisir yang tidak terlalu rapat

jika Anda harus menyisir rambut basah, gunakan sisir bergigi sangat lebar. Hindari juga menyikat rambut terlalu sering karena hal itu dapat melukai rambut dan meningkatkan kerontokan.

6. Banyak minum

Tahukah kamu jika Batang rambut terdiri dari seperempat air, jadi minumlah setidaknya empat hingga delapan cangkir air dalam sehari agar tetap terhidrasi dan untuk pertumbuhan rambut yang sehat.

7. Kurangi Minuman Beralkohol

Jika Anda mengalami kerontokan rambut daripada mengurangi asupan alkohol Anda karena minum alkohol mengurangi pertumbuhan rambut. Jadi kurangi atau hilangkan alkohol untuk melihat peningkatan pertumbuhan rambut.

8. Berhenti merokok

Jika kamu adalah perokok, adabaiknya untuk berhenti jika kamu sedang mengalami rontok dan ingin agar mengatasi rambut rontok secara cepat. Rokok merokok mengurangi jumlah darah yang mengalir ke kulit kepala dan ini menyebabkan pengurangan pertumbuhan rambut.

9. Kurangi stres

Jangan terlalu memikirkan hal yang dapat membuat Anda stres sebab Penelitian di masa lalu telah menemukan bukti medis yang menghubungkan stres dengan kerontokan rambut. Jangan stres sendiri; salah satu cara melakukannya adalah dengan berlatih meditasi. Terapi alternatif seperti meditasi dan yoga tidak hanya mengurangi stres tetapi mengembalikan keseimbangan hormon.

10. Menjaga kesehatan

Masalah kesehatan merupakan pertanda rambut rontok. Pastikan Anda menangani penyakit kronis, demam tinggi, dan infeksi dengan benar untuk memastikan rambut sehat. Cara mengatasi rambut rontok yang harus kamu lakukan adalah denga menjaga kesehatan tubuh.

11. Hati-hati memakai obat-obatan

Obat-obatan tertentu mungkin memiliki efek samping, salah satunya adalah rambut rontok. Ada baiknya kamu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk menanyakan kondisi yang Anda alami. Tanyakan terlebih dahulu apa obat itu menyebabkan kerontokan rambut dan jika itu masalahnya, minta dia mengganti obatnya.

12. Rutin konsultasi pada dokter

Cara mengatasi rambut rontok yang beriku ini mungkin akan sangat membantu kamu dalam mengatasi masalah yang kamu hadapi saat ini. Sebab dokter adalah orang lebih paham metode pengobatan pada rambut.

13. Merawat Rambut dengan Bahan Alami

Anda harus merawat rambut secara rutin agar terhindar dari kerontokan. Jika Anda malas untk merawat rambut maka kesehatan rambut tidak akan terjaga sehingga akan memperparah kerontokan pada rambut Anda.

14. Jangan terlalu sering memakai Gel rambut

Hal menimbulkan rambut menjadi kasar dan buruknya akan mengakibatkan kerontokan pada rambut Anda.

Demikianlah yang bisa kami jelaskan mengenai cara mengatasi rambut rontok dengan baik dan benar. Semoga artikel yang buat bermanfaat dan menjadi jalan untuk Anda selalu menjaga kesehatan.

2 thoughts on “14 Cara mengatasi rambut rontok dengan mudah

  1. Ummu arrahma

    Wah lengkap sekali, sebenarnya dikatakan rontok abnormal itu berapa helai rambut sehari yang rontok ya? Soalnya untuk wanita yang sering menyisir rambut pagi sering rontok dibandingkan laki-laki. Tetapi kebotakan lebih banyak terjadi pada laki-laki.

    Tulisannya bagus banget lengkap sekali. Terimakasih informasinya.

    Reply
    1. Soadi Post author

      Kecepatan pertumbuhan rambut yang normal adalah sekitar 1 centimeter per bulan bun. Rata-rata orang dewasa memiliki 100,000 hingga 150,000 helai rambut, dan sampai sekitar 50-100 helai akan rontok setiap harinya. Jumlah ini masih tergolong normal dan tidak perlu terlalu dikhawatirkan. tapi jika sudah mencapai 3 atau 4 kali lipat dari biasanya baru bisa di katakan abnormal bun.

      Kalo untuk masalah kebotakan juga memang yang sering mengalami itu kebanyakan laki-laki bun. kebotakan pada pria umumnya dipicu oleh faktor genetik, merokok, mengonsumsi obat-obatan tertentu, makanan, dan juga faktor hormonal. Uniknya, fenomena kebotakan saat ini tak hanya terjadi pada pria berusia paru baya. Sebab, faktanya pria usia 20-30 tahun saat ini mulai banyak mengalami tanda kebotakan.

      Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *